Sekitar pukul 5 pagi
di suatu desa yang indah saat belahan bumi lain tak indah lagi. Seorang
perempuan berusia 20 tahun terbangun
dari tidurnya. Dia acapkali kali dipanggil Denok-sebutan orang Jawa pada anak
perempuan. Tanpa sadar Denok menggaruk kedua telapak tangan bagian bawahnya.
Saat itu pula masuk Ibu dan Bapak ke kamarnya.
"Gagaro wae. (Garuk-garuk aja)", ucap Bapak
yang melihat Denok menggaruk telapak tangannya.
"Ateul wae pak. Tuh bareureum. (Gatal terus
pak. Tuh merah-merah)", jawab Denok sambil memperlihatkan kedua
telapak tangannya. Bapak langsung meraih tangan Denok kemudian mengusap telapak
tangan Denok yang gatal dengan kedua tangannya. Seketika rasa gatal yang sudah
sejak kemarin Denok rasakan menghilang. Terganti dengan sadarnya Denok akan
kasih sayang bapaknya.
Meski intensitas memanggil Denok dengan kata sayang tiap pagi berkurang, tapi rasa sayang Bapak tak pernah luntur. Semoga Bapak selalu dapat kasih sayang-Nya, berlimpah, besar dan banyak.
Meski intensitas memanggil Denok dengan kata sayang tiap pagi berkurang, tapi rasa sayang Bapak tak pernah luntur. Semoga Bapak selalu dapat kasih sayang-Nya, berlimpah, besar dan banyak.

picture from www.iluvislam.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar