Kala gelaran siang digulung malam
Pecah kepala menelusuri jalan
Jengkal peristiwa kala bumi berotasi
Rinci, mencoba tak melewatkan detil
Setiap orde di telusuri
Siapa tau ada interferensi yang terjadi
Garis terang gelap menuju terang pusat
Tak ada suatu berarti
Hanya pola biasa tanpa distraksi
Lalu, siapa yang membawa isak?
Tengah malam sepi hening sunyi
Tiba-tiba hadir tanpa undangan
Menambah Nada pada lagu hewan malam
Sekilas bayangan wanita menghampiri
Diakah sebabnya? Wanita yang dijemput
Pergi tanpa sempat melambaikan tangan
Kukira bukan, kerelaanku tak goyah
Lalu apa?
Beban? Sakit? Harta? Sengsara?
Aku bahagia meski saat isak rasanya sesak
Rindu? Bimbang? Resah? Harap?
Aku tak tau, rasanya bukan itu
Mungkin Tuhan sedang membelai sayang
Memberikan kelegaan atas setiap perasaan
Perasaan yang tanpa sadar menumpuk
Yang dibiarkan lupa tapi mengeraskan hati
Cimanggung, 8 Maret 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar