Lirih terimakasihku padamu
Untuk setiap jengkal jalan memanjang
Untuk setiap detik yang tertanam
Untuk ikhlas dalam penantian
Berartinya kamu untukku
Memburamkan raguku di matanya
Mengaburkan pastiku untuknya
Karenanya setiap reaksi Kuolah sendiri
Tanpa membebani
Tanpa mengundang sepi
Apalagi menelurkan dilema berlebih
Meski rindu tanpa ragu menghampiri
Begitulah kamu membentang
Jutaan kilometer jaraknya
Ratusan kecepatan cahaya tibanya
Kamu izinkanku tetap bercanda
Tergelak meski sebenernya tersedu
Bahagia padahal benci sekali
Kosong yang nyatanya meluber
Terimakasih sudah membuat seolah jauh
Mari berjabat tangan
Berdamailah kita, jarak
Agar aku dan dia tetap terjaga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar