Deru angin melambai mengajak bermain bersama
Tahu saja makhluk itu sedang ingin dimanja
Tak lelah dia sapu air agar mengusap kaki penyendiri
Menipu dengan muslihat tampak indah sepanjang nirwana
Dari yang lembut hingga yang kejam memaksa
Ah ombak tau sekali ada perasaan yang teraduk
Memaksa masuk hingga mabuk
Tau saja kami tak pandai berenang
Dengan tega kamu menenggelamkan
Kejam sekali langit merona jingga saat kami terluka
Menenggelamkan samudera dengan penuh romansa
Tak tahu ada yang terpaksa disana
Bergelut bersama jingga, memaksa bersama kita
Tenggelam itu, ya begitu
Batukaras, 29 Januari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...

Hahahahahaha
BalasHapusTau aja kita ga bisa berenang
Tapi masih aja nengah :p
:P
BalasHapusItu diluar kuasa kak, tiba-tiba udah ditengah aja hehe