Aroma Kopi

Hallo Tuan, entah siapa aku tak tau pasti. Aku sedang ingin merayu. Pagi ini kuseduh kopi. Kopi hitam bubuk dari satu belahan bumi Nusantara. Perlu kamu tahu, sebenarnya aku tak suka meminum kopi. Bukan karena rasanya tapi aku tak tahan harus berbaring seharian karena kembung yang entah darimana datang dan kapan tibanya. Pun begitu, aku suka aroma si hitam yang sekarang banyak variannya itu. Selalu menenangkan dan teman pas di kala hujan tiba. Kopi pagi ini eksperimen yang hampir gagal. Terlalu banyak kopi yang kumasukkan dan entah gulanya pas atau tidak. Untungnya kawanku yang perempuan itu suka kopi pahit, dia bilang enak dan pas. Syukurlah. Kamu suka yang pahit atau manis, Tuan? Biar kedepannya aku bisa belajar, memenuhi selera kopi pagi, siang, malam bahkan kapanpun kamu mau. Menjadi peminum sejati kopiku karena aku cukup di dekatmu melihatmu dan menikmati aroma kopi dan tubuhmu. Oh iya, aku sedang merayu. Terasakah?

Jatinangor, 14 Maret 2015

2 komentar:

[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman

  Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...