Aku Ingin bertemu
Walau hanya dalam mimpi
(Ayah, Rinto Harahap)
Siang-siang sembari menunggu ketupat lebaran di panci matang, Bapak melagukan lagu tersebut. Teteh yang tak sengaja mendengar tiba-tiba berkaca-kaca. Daging kambing yang belum selesai ditusuk menjadi saksi betapa pikiran si Teteh mengawang terbang. Si Teteh mencoba mengeja apakah itu sekedar lagu penghilang jenuh atau itu ungkapan hati seorang Bapak yang tak bisa disalurkan lewat kata, mengingat besok adalah Hari Raya, hari berkumpulnya keluarga. Bapak tentu rindu bertemu Ayah. Bertahun-tahun tak jumpa, kata rindu menumpuk dan menghambur ingin disampaikan. Rindu itu pasti berbalas meski berbatas keras dinding tanah merah.
5 Juli 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar