Khusus Untukmu, Puisi

/puisi 1/
Kamu adalah bentuk lembut hatiku
Tatkala diksi bercerita tentang pilu
Ketika rima menari bersama tawa
Saat bait menampakkan terikatnya jiwa

/kamu 1/
Kala jalan yang ku tuju terasa hampa
Kau torehkan tinta bersama nyawa yang nyata
Memicu tekad untuk teguh di jalan lurus
Karena tanpa janjipun, aku tau pertemuan itu menunggu

/puisi 2/
Menapaki jalan batu dan penuh liku
Kamu curahan segenap angan relung terdalam
Kau menjelma ragu, sendu, gelisah, resah
Kau tawarkan angan, asa, harap, dan keberanian

/kamu 2/
Rindu bolehlah berat bersama malam gelap
Tapi pelukku tak pernah ragu untukmu
Berbalut do'a dan cengkerama maluku padaNya
Kupanjatkan namamu dalam yakinku untukNya

/kamu 3/
Bacalah setiap torehan rinduku
Bukan sebagai beban atau tangisan
Lihatlah, aku lebih bahagia siapkan semua
Karena percayaku padaNya atas aku dan kamu


Cimanggung, 21 Maret 2017
Untuk Puisi dan World Poetry Day
Serta untuk kamu, puisiku bersama setiap urusan rinduku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman

  Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...