Ah aku tak tahan
Bersama rintik hujan dan riak genangan
Aku ingin mengadu rindu
Sudah terlalu sering meracau
Hingga ujungnya terasa marah
Memutar otak mengeluarkan strategi
Hanya demi sekedar kabar yang tak tentu
Orang bilang bacotku canggih
Tapi tak pernah bisa kutujukan padamu
Aku tergantung
Berayun bagai bandul
Hanya tau berada di titik setimbang
Tanpa paham bagaimana berhenti dengan cepat
Semakin dekat simpangannya, semakin lama saja ayunannya
Ah teori yang hampir terbukti
Kode, tak usah diretas
Tak memaksamu menjadi compiler
Kamu sudah berdeklarasi tak paham
Aku hanya tersenyum kala itu
Menunggu kembali
Karena aku adalah kode
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar