Ah rasanya kalah telak
Tapi bukankah sederhana belum tentu tak berarti?
Hanya persepsi atau realita yang mampu mengubah segalanya
Menghunus pedang ke langit malam mungkin jadi jawaban
Jiwa yang terbakar api seringkali ingin melukai
Tapi tak ada bukti tak ada janji
Tak ada yang perlu dimaki apalagi dilukai
Sudahlah sudah
Waktunya melantunkan sunyi
Bersama dingin dan garis malam yang makin kelam
Bersama gelap awan yang berarak tanpa tujuan
Aku ingin sejenak istirahat
Dari penantian tanpa kepastian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar