Rindu pada kesendirian di kamar tertutup yang berantakan
Penuh serakan kertas hitam putih biru merah jingga
Bau lem yang mengharu bercampur bau mentari yang mencuri
Memandang terpaku dinding buram penuh coretan hidup
Tak ada derit pintu yang mengganggu
Tak ada teriakan yang memantulkan erangan
Hanya riak semut bersemayam dalam lubang
Hanya suara pensil yang menjilat kertas kosong
Membiarkan rambut dan baju berantakan
Tanpa harum hanya bau keringat
Menghasilkan garis kenangan
Penuh kepuasan dalam senyuman
Jatinangor, 25 Juni 2015
Dalam keterdesakan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar