Tiga hujan

Petikan gitar di pagi yang hujan membangunkan lelapku. Beriringan dengan senandung khas yang lama tak menggetarkan gendang telinga. Kubuka sedikit jendela yang masih menunjukkan dunia bertemakan gelap dengan sedikit hembusan angin yang menggoyangkan dahan-dahan. Tak ada yang terjangkau mata selain daun yang bergetar akibat hujan. Urung beranjak, namun lantunan suara dan petikan gitar yang menguat menggodaku untuk menyingkirkan selimut. Akhirnya bangun.

Tersenyum. Tiba-tiba aku tersenyum saat aku dapat menangkap ujung rambutmu. Lincah jemari tanganmu memetik gitar kesayanganmu membuatku semakin terhanyut. Tanpa sadar mulut pun ikut bernyanyi mengikuti irama dan suaramu. Damai sekali rasanya. Mungkin karena sudah lama tak terdengar frekuensi yang menenangkan darimu. Ah bukan, memang dasarnya kamu selalu membuatku tenang.

“Udah bangun?”

Bodoh, celingukan membuatku ketahuan sedang memperhatikannya diam-diam. Sialnya lagi dia malah tersenyum membuatku semakin merasa seperti pencuri ayam yang diteriaki maling. Ah sudahlah.

“Iya, gara-gara kamu” pura-pura tetap santai dan berharap hembusan angin pagi mampu menyamarkan detak jantung yang mengeras dan tak beraturan.

“Gue? Duh maaf…maaf. Gak ada maksud buat ngebangunin”

“Hehe, gak apa-apa. Lagian emang udah jamnya bangun kok”

“Nah kalau gitu, sebagai permintaan maaf gue bawain satu lagu ya.”

“Waaa ide bagus”

Aku mencoba menyiapkan diri, duduk di depanmu dan membuat diriku senyaman mungkin. Padahal tanpa mengubah posisi apapun, semuanya asal di dekatmu akan tetap terasa nyaman. Kamu memulai dengan menatapku, aku terpaku. Cahaya jingga tiba-tiba menerangi pagi yang basah karena hujan. Terlampau jingga. Silau. Tiba-tiba semuanya menghilang ditelan jingga.


Ah mimpi rupanya. Lagumu, suaramu bahkan hembusan nafasmu hanya ada dalam kenangan. Hanya sebagai tawaran tanpa jadi pemberian dan tak pernah jadi penerimaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman

  Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...