Kau adalah puisi
Berbaris rapi mendobrak gerbang hati yang terkunci
Dengan langkah kaki penuh rima
Menggetarkan hati menimbulkan detak senada
Terkadang bebas terkadang terkunci
Penuh makna sarat rahasia
Siapa sangka dapat menduga
Hanya Dia dan penyair yang mutlak tahu
Kau adalah puisi
Penyampai rindu di gelapnya malam
Penyalur ragu di benderangnya siang
Tak terbantahkan kau adalah romansa
Tapi siapa duga jika nanti jadi elegi
Mengucurkan tangis penuh tawa
Biarlah setiap balada kutarik menjadi epigram
Biarkan semua kuukir tanpa perlu kau tau
Jatinangor, 14 Agustus 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar