Kau kokohkan surya di tempatnya
Kau putar jutaan massa pejal itu
Kau satu gariskan bumi, bulan dan mentari
Kau malamkan siang hitungan menit saja
Kau tahu getaran hati itu menjalar
Menggemparkan tubuh
Menumpahkan air mata
Kau sadarkan betapa jauhnya posisi kita
Jauhnya langit dan bumi masih berprediksi angka
Kita? Tak terdefinisi otak manusia
Tapi Kau dekatkan aku yang bukan siapa - siapa padaMu
Lewat ruku dan sujud yang membumi
Gerhana hanya satu dari tak terdefinisinya kuasaMu
Maafkan aku yang hina ini
Teramat sering lupa padaMu
Lebih rindu dekat yang lain dibanding dekat denganMu
Izinkan aku bersahabat waktu
Izinkan aku memantaskan diri
Agar tatkala aku menemuiMu, Engkau tak malu
Cimanggung, 09 Maret 2016
Gerhana Matahari di bumi Nusantara
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar