Rumah ini selalu sederhana
Selalu penuh debar kehangatan
Selalu penuh cinta
Selalu penuh penantian
Aku membangunnya dengan ketulusan
Bertiang kepercayaan
Berdinding kasih sayang
Beratap doa dan harapan
Kamu boleh pergi dan selalu kembali
Kunci pintu rumah ini kubagi denganmu
Jangan ditinggal terlalu lama
Agar tak berkarat kena hujan
Bukalah dengan penuh kerinduan
Karena di dalamnya selalu ada pelukan
Pulanglah meski banyak rasa salah
Hamparan maaf mengalir di keran rumah
Pulanglah meski larut
Karena penantian ada tanpa henti
Aku membangun rumah ini
Hanya untukmu yang paham cara kembali
28 Agustus 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar