Mendung pagi itu enggan jatuhkan hujan
Mungkin dia tak mau merusak pagi
Pagi awal dunia jalani hari
Masa bersedih hati, iya kan?
Tapi tidak di beberapa titik dunia
Satunya disana, tepat disana
Dia khianat tentang pagi yang indah
Dia titikkan air mata melewati pipinya
Tak banyak, hanya dua titik saja
Tapi rasa pilunya sebanyak titik air di danau toba
Tak mau dia sandingkan dengan samudera
Sebab samudera adalah cintanya
Dalam, luas, sedikit asin, membuat gurih kehidupan
Tapi pilu yang tawar di danau toba jelas dalam dan tak terbaikan
15 September 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar