Saat tiba-tiba waktu terasa membeku
Sekejap dalam satu kedipan mata
Hanya sekelebat pikiran berjalan
Menjemput kenangan dalam kotak hitam
(Sejak kapan kau tata disana?)
Aku hanya ingin berbisik dalam sujud
Sekedar berucap kala hujan berdecak
Agar samar, agar tak usah ada yang tahu
Belum waktunya, masih harus berbalut doa
(Lalu mengapa masih kuat terucap?)
Yang Maha Pengabul doa
Disini aku mengadu, maafkan aku
Bukan tak cukup dalam setiap rapalan doa
Aku hanya ingin satu saat menjadi bukti
Yang tak menyapa apalagi berjumpa
Yang tak bersua apalagi bicara
Bisa menjalin rindu yang padu
(Ah, satu kata itu tersebut juga)
Sumedang, 12 April 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar