Mendekatlah hei rinduku yang cantik
Aku hanya ingin berbagi gelisah
Mungkin ditambahi keluh sedikit
Aku mulai tak kuasa menyimpannya rapat
Hei rinduku yang manis
Setiap aroma kopi menyambut
Kamu melambai, anggun berjalan
Memelukku, tersenyum lembut
Rinduku yang manja
Tak bisakah sebentar biarkanku?
Paru-paruku lelah terhimpit
Pipiku bosan kupayungi
Rindu, sungguh rinduku sayang
Jangan buat ramaiku sepi
Jangan mengasah takutku
Seakan ia siap menyayat sewaktu-waktu
Jakarta, 18 Juli 2017
Saat lampu kedai kopi mengajakmu bercanda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman
Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...
-
Allāh ﷻ telah mengabarkan di dalam Al Qurān bahwa Allāh ﷻ memiliki nama dan sifat. Allāh ﷻ berfirman : ﻭَﻟِﻠَّﻪِ ﭐﻟۡﺄَﺳۡﻤَﺎٓﺀُ ﭐﻟۡﺤُﺴۡﻨَﻰ ...
-
Gurau inilah awalnya Menerbitkan sapa tatkala jumpa Menerangi tawa tanpa lelah Menenggelamkan lamunan kala malam Semua ini diluar hitun...
-
Kala gelaran siang digulung malam Pecah kepala menelusuri jalan Jengkal peristiwa kala bumi berotasi Rinci, mencoba tak melewatkan detil ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar