X : Kamu kan perempuan, mengapa puisi ‘rayuan’-mu selalu seolah tertuju untuk perempuan juga? Rindu yang cantikkah, bulan yang manis, apapun yang menunjukkan penggambaran perempuan. Kamu (tertahan, sedikit ragu) normal kan?
R : Hahahaha. Karena kebanyakan wanita mudah dirayu, walaupun tidak semua. Santai, I’m an ordinary boy-loving girl kok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar