Yakin Aman?

Pernah satu hari,
S : Ra, gimana menurut Lo tentang orang – orang yang bunuh diri?
R : Bego mas. Ngapain coba? Gak guna (merujuk ke bunuh diri bukan ke orangnya). 

Yes, si R itu aku. Disini pasti banyak yang tidak setuju dengan apa yang aku sampaikan, namun mungkin banyak juga yang berpikir hal yang sama. Sekarang, aku ingin sekali menarik kata – kata yang amat-sangat-buruk tersebut. *sigh*

Pernah satu hari lagi,
BuIbu 1 : Eh, ada yang tertabrak kereta deket rumahku.
BuIbu 2 : Ya Allah, kok bisa?
BuIbu 1 : Katanya sih bunuh diri.
BuIbu 2 : Haish, gampang banget ya orang sekarang mutusin buat bunuh diri.

Jadi kenapa sekarang ingin sekali mencabut pernyataan tadi? Karena, secara tidak sadar yang ‘bego’ sebenarnya bukan hanya mereka para pelaku atas perbutannya, tapi kita juga orang yang berada di sekitar mereka. Kita gak aware bahwa ada orang – orang di sekitar kita yang butuh motivasi untuk tetap hidup apapun kesulitan yang mereka hadapi. Bukan malah memandang remeh kesulitan mereka, mengata – ngatai mereka lemah atau tidak berguna, apalagi sampai menjauhi mereka. Bersyukurlah kalau kita diberikan kekuatan yang sesulit apapun masalahnya, kita tetap bisa tersenyum, berdiri tegar, dan memandang semuanya dengan baik dan menjalani hidup dengan baik. Tapi di luar sana, banyak orang yang berbeda dengan kita. Apapun alasan mereka, bukan berarti itu adalah alasan yang bisa kita benarkan untuk malah ‘menjerumuskan’ mereka menjadi semakin terpuruk dan parahnya ‘mempermudah’ mereka untuk bunuh diri. Setiap manusia dituntut untuk menjaga habluminannas (hubungan baik sesama manusia). Bagi mereka yang pandai dan paham akan ini, menyadari disana ada ladang pahala yang bisa dipetik, bukan seperti aku yang ‘bego’ malah menjauhkan diri dari pahala tersebut. Jika mereka, pelaku bunuh diri, dijanjikan neraka (HR. Muslim 158 dan HR. Bukhari 5778) karena perbuatannya, jangan kira kamu aman – aman saja karena kamu bukan pelaku. Kita juga mungkin tidak aman, karena pernah tak peduli, pernah tak acuh, pernah tak berusaha melindungi mereka. Na’udzubillahimindzalik.

Allah selalu meminta makhluknya melakukan apapun bersama – sama, ke Surga gak bisa sendirian begitupun ke Neraka. Menjaga iman, beristiqomah di jalanNya dan tetap hidup juga tak bisa sendiri.

Wallahu ‘alam Bishawab

Dari aku yang masih berusaha belajar ilmuNya

18 Agustus 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman

  Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...