[Fiqih Manasik Haji Bag. 1] Halaqah 14 - Mustahabbat atau Sunnah-Sunnah Haji Bagian 1

Diantara sunnah-sunnah haji :

1. Mandi sebelum niat
Dahulu Nabi SAW mandi sebelum niat sebagaimana di dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi di dalam sunahnya, berkata Umar : Sunnahnya seseorang mandi sebelum ihram. Atsar ini diriwayatkan oleh Al Bazaar.

2. Membersihkan bagian tubuh yang boleh dibersihkan
Seperti memotong kuku, memendekkan kumis, mencabut rambut ketiak, mencukur rambut kemaluan sebelum niat supaya ketika ihram sudah tidak perlu lagi membersihkannya. Adapun jenggot tidak boleh dipotong atau dicukur habis.

أَحْفُوا الشَّوَارِبَ وَأَعْفُوا اللِّحَى
"Hendaklah kalian memendekkan kumis dan membiarkan jenggot kalian" (HR Muslim)

3. Memakai minyak wangi di badan dan bukan di baju
'Aisyah RA mengatakan dahulu aku mengoleskan minyak wangi ke Rasulullah SAW ketika beliau akan ihram. (HR Bukhari dan Muslim)

4. Lelaki memakai dua kain penutup badan
*izaar atau kain penutup badan bagian bawah
*ridaa' atau kain penutup badan bagian atas
dan disunnahkan keduanya berwarna putih dan boleh berwarna lain. Rasulullah bersabda : "Hendaklah salah seorang kalian berihram dengan izaar dan ridaa' dan dua sandal (Shahih HR Ahmad, dan dishahihkan oleh Syaikh Al Imam Albani rahimahullah)

Adapun wanita maka memakai pakaian sesuai syariat dan menutup aurat seperti ketika di luar ihram. Tetapi tidak boleh bagi wanita yang berihram menggunakan kaus tangan dan niqob. Niqob adalah cadar atau kain penutup muka. Rasulullah bersabda : “Seorang wanita yang ihrom tidak boleh menggunakan niqab dan tidak boleh memakai dua kaos tangan” (Shahih, HR Abu Dawud).

Warna pakaian wanta yang sedang ihrom adalah bebas yang penting sesuai syariat, dan tidak ada warna khusus seperti putih atau hijau, atau lain-lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman

  Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...