[Fiqih Manasik Haji Bag. 1] Halaqah 15 - Mustahabbat atau Sunnah-Sunnah Haji Bagian 2

 5. Mengucapkan "Labbaik Allahumma Labbaika Bil Hajj"

Jabir Ibnu Abdillah RA berkata :

"Kami datang bersama Rasulullah SAW dan kami berkata labbaik Allahumma labbaia bil hajj" (HR Al-Bukhari)

Ada di antara 'ulama yang mengatakan bahwa melafadzkan niat tidak disyariatkan kecuali ketika haji dan umroh, inilah yang difatwakan oleh Syaikh Bin Baz rahimahullah dan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafudzahullah. Pendapat yang benar Wallahu ta'ala a'lam bahwa ucapan 'labbaika Allahumma labbaika bil hajj' dinamakan talbiyah dan tidak dinamakan dengan niat. Niat adalah apa yang ada di dalam hati seseorang.


6. Niat di atas kendaraan dan menghadap ke arah kiblat

Berkata Ibnu Umar:

Nabi SAW ber-ihlal (melakukan niat) ketika beliau naik kendaraan dan kendaraan beliau dalam keadaan berdiri. (Muttafaqun 'alaih)

Dan Ibnu Umar dahulu apabila shalat Dzuhur di Dzul Hulaifah beliau meminta kendaraannya dan menaikinya dan apabila sudah di atasnya maka beliau menghadap kiblat dalam keadaan kendaraan tersebut berdiri dan beliau berihlal dan beliau mengabarkan bahwa Nabi dulu melakukannya. (HR Al-Bukhari)


7. Mengucapkan syarat

Disunnahkan bagi orang yang takut tidak bisa menyempurnakan haji karena sakit atau karena halangan yang lain untuk mengucapkan syarat setelah membaca talbiyah. Di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari Muslim disebutkan bahwa Nabi SAW berkata pada Tuba'ah bintu az Zubair yang sedang sakit dan ingin melakukan ibadah haji :

"Berhajilah dan bersyaratlah, katakanlah : Ya Allah tempat tahallul ku di mana saja engkau menahanku"

Seseorang yang mengucapkan ini kemudian dia sakit atau terhalangi sehingga tidak bisa menyempurnakan hajinya maka dia bertahalul di tempat dia tertahan dan tidak ada kewajiban baginya untuk menyempurnakan ibadah hajinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman

  Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...