Doa Di Kala Senja

Tuhan, aku sedang memeriksa kembali doaku kala itu. Apa benar doa setulus hati atau sekedar ambisi dibarengi emosi.
Tuhan, jika boleh kukira Engkau sedang mengabulkannya, doaku adalah doa yang baik kan? Karena aku selalu percaya Engkaulah satu-satunya yang tak akan menjerumuskan aku dalam kerugian. Kasih sayangMu Mahaluas.
Tuhan, maafkan jika semalam aku mengeluh. Aku kufur akan syukur, aku khilaf. Aku lupa dalam doaku kuselip namanya. Agar orang yang akan dia cari adalah aku, dan aku harus siap dengan itu.
Tuhan, terimakasihku tak seberapa. Tapi izinkan aku tetap berterimakasih. Ridhoi pula aku untuk tetap berusaha. Agar aku selalu mampu menjadi tempat yang dibutuhkannya dan orang-orang yang pernah menyakitiku. Aku hanya ingin membalas sakit dengan suka cita. Aku tak berhak memberi pelajaran bagaimana menikmati kepahitan, biar Engkau saja dengan caraMu dan tolong jangan melalui tanganku.

04 Oktober 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[SI 04] Halaqah 07 - Rukun Iman

  Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana...